Diketahui selama ini, hampir semua desa di Jateng, mendapatkan bantuan seperangkat gamelan perunggu dari Gubernur Jawa Tengah itu.
“Ini yang datang baru 30 grup, sebetulnya masih banyak lagi yang kepingin hadir dan merayakan, karena desa yang dibantu pak gubernur kan ada ribuan ya, tapi terkendala mepetnya persiapan,” terangnya.
Tak hanya seniman dari Jawa Tengah, pada acara itu juga akan tampil beberapa seniman tradisional Jawa dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka tampil secara streaming dan disiarkan saat acara.
“Ada dari Sumut, Sumsel, Jambi, dan daerah-daerah lain di Indonesia. Mereka ingin ikut memeriahkan Hari Jadi Jateng ini, dengan menampilkan seni tradisional Jawa di daerahnya masing-masing,” imbuh sang koreografer Gamelan Kolosal Joko Setiyono, dan komposer Ahmad Alfan Riska.
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga mengajak semua masyarakat untuk datang, dan meramaikan acara Gamelan Kolosal di Simpang Lima tersebut.
“Seribu seniman desa kepung Simpang Lima. Ada 30 kelompok gamelan dan jaranan yang bakal tampil. Ada juga flashmob jaranan yang bisa kamu ikuti. Ayo ajak teman, tetangga dan keluargamu untuk datang. Kita sama-sama gembira merayakan Hari Jadi Jawa Tengah yang ke-72. Yang jauh silahkan ngintip di akun official Ganjar Pranowo,” ajak Ganjar melalui media sosialnya.***
