Banjir di Kabupaten Kudus Buat 652 Orang Mengungsi

Camat Jati (kanan) sedang mengecek keadaan para pengungsi di posko pengungsian di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Ist.)

KUDUS, ZONANEWS.ID –Bencana banjir yang melanda Kabupaten Kudus sejak Sabtu, 31 Desember 2022 lalu membuat ratusan warga harus mengungsi. Tiga hari berselang, air banjir di sejumlah titik di Kudus masih belum surut juga.

Terbaru, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat, pada Senin, 2 Januari 2023 masih ada 652 orang warga Kudus yang mengungsi. Terlebih para warga yang berada di Kecamatan Jati, Undaan, dan Mejobo, Kudus.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kudus, Munadji mengatakan, paling banyak pengungsi ada di Kecamatan Jati. Total ada 345 warga yang harus meninggalkan rumahnya sementara waktu karena banjir.

Bacaan Lainnya

“Di Kecamatan Undaan itu ada yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan, Gereja, Klenteng, SD 2 Tanjung Karang, Gedung PKK, dan RTQ Darussalam,” ungkap Munadji dalam laporan tertulisnya, Senin, 2 Januari 2022 pukul 14.00 WIB.

Pihaknya merincikan, yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan ada 262 orang. Kemudian di Gereja, Klenteng, dan SD 2 Tanjung Karang ada 152 orang. Sedangkan di gedung PKK dan RTQ Darussalam ada 22 orang, lalu 9 orang di Balai Desa Pasuruhan Lor.

Tidak hanya di Kecamatan Jati, warga yang mengungsi juga terjadi di Kecamatan Mejobo dan Undaan. Di Mejobo sendiri, ada 17 warga Desa Payaman yang mengungsi ke Balai Desa dan SD 01 Payaman. Kemudian, ada juga 96 warga Desa Gulang yang mengungsi di Balai Desa.