KUDUS, ZONANEWS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan, mengatakan bahwa kemampuan gedung DPRD dalam menampung pengungsi mencapai 700 orang. Baik itu adalah pengungsi dari Kudus maupun dari Kabupaten Demak.
Ketika Aula DPRD sudah tidak muat, masih ada 2 musala yang bisa digubakan sebagai tempat pengungsian. Jika masih kurang, tenda pengungsian akan didirikan di halaman kantor DPRD Kudus.
“Kemampuan (kantor DPRD) antara 700-an (pengungsi),” kata Masan usai mendampingi kunjungan Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi ke Kudus, Minggu, 17 Maret 2024.
Masan mengatakan, sejauh ini gedung DPRD Kudus dibuka bagi para pengungsi dari Kudus maupun Demak.
Seperti yang terjadi hari ini, Masan mengaku ada banyak pengungsi dari Kecamatan Undaan, Kudus, dan Kecamatan Karangayar, Demak yang mengungsi ke DPRD Kudus.
“Siapapun yang masuk DPRD, baik dari Kudus maupun dari Demak akan kami terima. Kalau (aula) kondisi penuh, masih ada musala, kalau masih kurang kita dirikan tenda. Intinya kami siap menampung pengungsi dari Kudus maupun Demak,” tegasnya.
Selama mengungsi di gedung DPRD Kudus, layanan kesehatan maupun logistik akan disiapkan semuanya.
Terlebih, DPRD Kudus telah menanganai pengungsi untuk ketiga kalinya ini. Untuk itu, Masan pun telah menyiapkan sejumlah hal agar para pengungsi merasa nyaman.
