Apalagi, hal ini selaras dengan visi misi Bupati Kudus dan Wakil Bupati Kudus yang ingin mengangkat produk-produk lokal Kudus dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas.
”Ketika TMII ini dikunjungi banyak masyarakat dari luar daerah bahkan internasional, kami harapkan berbagai potensi yang dimiliki Kudus ini dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Terlebih, Kabupaten Kudus memiliki keunikan produk hingga hasil alam yang tidak dimiliki daerah lain. Seperti ukiran gebyok joglo pencu, kerajinan caping kalo, hingga parijoto.
“Ketika produk-produk Kudus ditampilkan dalam pameran akan jadi satu daya tarik, keunikan, magnet tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Kudus. Kearifan lokal ini kami harapkan bisa bermanfaat dan berkembang yang bisa jadi multiplier efek peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Dalam even ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus juga menyediakan makanan khas Kudus gratis bagi pengunjung. Seperti Sega Kepel, Lentog, Soto Kudus, hingga Kopi Muria. ***
