KUDUS, ZONANEWS.ID – Duel sengit matchday kedua babak penyisihan Grup A untuk U-15 dan U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kembali mewarnai atmosfer Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Selasa, 7 Juli 2026.
Dari sektor U-15, Putri Surakarta harus mengakui keunggulan lawannya, Mojang Priangan Ciamis, 1-0 sehingga membuat asa mereka melaju ke fase knockout kandas. Pasalnya, di pertandingan lain Arema FC Women Malang berhasil unggul atas Putri Tangsel City Tangerang Selatan dengan skor 3-1.
Dengan hasil ini, Mojang Priangan dan Arema FC Women sudah memastikan diri berlaga di babak semifinal meski masih menyimpan satu laga. Keduanya akan bertemu pada Kamis, 9 Juli 2026, untuk menentukan siapa yang layak menjadi juara grup.
Sementara itu di sektor U-18, bentrok antara Putri Garut dan Putri JP Jakarta di Supersoccer Arena, Kudus, tidak menghasilkan pemenang. Skor kacamata tetap bertahan usai laga berlangsung selama 2×35 menit.
Masih dari Grup A, Tigers Football Academy mampu mengungguli Putri Batang dengan skor akhir 4-0, mengantarkan klub asal Surabaya itu mengantongi 4 poin. Dengan demikian, tiga tim yakni Tigers FA, Putri JP Jakarta dan Putri Garut memiliki peluang melaju ke semifinal mewakili Grup A.
Mojang Priangan Menuju Semifinal, Putri Surakarta Petik Pengalaman Baru di Panggung Nasional
Pada laga penyisihan Grup A U-15 yang mempertemukan Putri Surakarta dan Mojang Priangan, tingginya tensi meraih kemenangan segera terasa sejak peluit awal dibunyikan.
Putri Surakarta langsung mengambil inisiatif permainan dengan membangun serangan dari lini tengah dan mengoptimalkan area pergerakan yang masih leluasa guna membongkar pertahanan lawan.
Namun, kedisiplinan lini belakang Mojang Priangan mampu meredam setiap tekanan sekaligus mengubahnya menjadi skema serangan balik.
Penguasaan bola Putri Surakarta yang dimotori Ika Wonda beberapa kali menghasilkan ancaman melalui percobaan shoot on target, meski penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Mojang Priangan merespon dengan membangun serangan terorganisir melalui umpan-umpan panjang yang mempercepat distribusi bola menuju ruang tembak. Duel perebutan bola lebih banyak terjadi di sektor tengah dan kerap dimenangkan Putri Surakarta.
Kendati demikian, rapatnya pertahanan Mojang Priangan mampu mematahkan kombinasi serangan lini tengah dan kecepatan striker lawan. Di sisi lain, aliran serangan Mojang Priangan juga beberapa kali terhenti di lini tengah akibat tekanan yang diberikan Putri Surakarta.
Hingga babak pertama usai, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan skor 0-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Mojang Priangan langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil lebih agresif dalam menguasai permainan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-28.
Berawal dari kombinasi umpan satu-dua Raisya Novita Amalia dan Nafeeza Ayasha Nori sukses melepaskan sontekan terarah yang tak mampu dijangkau penjaga gawang Putri Surakarta Afiqa Gia Cahya Pratama, membawa Mojang Priangan unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Mojang Priangan semakin percaya diri dan meningkatkan tempo permainan melalui dominasi ball possession.
Tertinggal satu gol, Putri Surakarta berupaya mengambil alih kendali pertandingan. Namun, rapatnya pressing Mojang Priangan membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
Sejumlah percobaan shoot on target oleh Adinda Resti dkk juga belum mampu berbuah gol.
Peluang terbaik Putri Surakarta hadir pada menit ke-43 melalui tendangan bebas Nadya Iqmaril Laili, tetapi eksekusinya masih melambung di atas mistar gawang.
Empat menit berselang, umpan Ika Wonda dari sisi kiri gawang gagal dijangkau Asyifa Sholawa Farizqi di depan mulut gawang. Menjelang laga usai, Nadya kembali mendapat kesempatan terakhir melalui tendangan bebas, sayangnya belum menemui sasaran.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Mojang Priangan mengamankan tiket semifinal.
Sementara, Putri Surakarta masih belum berhasil membuka perolehan poin. Dengan hasil ini, Putri Surakarta hanya berpeluang di posisi ketiga sekalipun menang melawan Putri Tangsel City di matchday selanjutnya.
“Pada babak pertama sempat kesulitan untuk adaptasi dan masih sedikit grogi bertemu lawan. Tapi tadi waktu jeda istirahat, kami semua di evaluasi apa yang kurang. Coach meminta kami untuk bermain lebih gigih, tenang dan fokus. Alhamdulillah bisa lebih kompak dan cetak gol di babak kedua,” ucap midfielder Mojang Priangan Kirani Hedda usai menyelesaikan laga.
