95 Persen UMKM Kudus Bergerak di Bidang Kuliner, Ini Alasan dan Dukungan Pemkab

Pedagang kuliner di Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Sektor kuliner menjadi tulang punggung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus. Tercatat, sekitar 95 persen pelaku UMKM di daerah ini bergerak di bidang makanan dan minuman.

Kepala Bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kudus, Muh Faiz Anwari, mengungkapkan bahwa dominasi sektor kuliner dipengaruhi oleh kemudahan dalam memulai usaha serta kebutuhan pasar yang tinggi.

Bacaan Lainnya

“Memang sekitar 95 persen UMKM di Kudus bergerak di makanan dan minuman. Karena sektor ini paling mudah dijalankan dan menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Ia menjelaskan, dibandingkan sektor lain seperti fashion atau industri kreatif, usaha kuliner cenderung membutuhkan modal yang lebih kecil dan bisa dijalankan secara mandiri.

“Kalau kuliner itu bisa dikerjakan sendiri, modalnya juga tidak terlalu besar. Berbeda dengan usaha lain yang butuh modal besar dan pengelolaan lebih kompleks,” jelasnya.

Selain itu, pertumbuhan usaha kuliner di Kudus juga semakin pesat dan menjamur di berbagai titik, termasuk dalam bentuk pedagang kaki lima (PKL). Menurut Faiz, PKL merupakan bagian dari UMKM yang tetap perlu mendapatkan perhatian dan fasilitasi.