“Pelamar bisa langsung menunjukkan kompetensinya, bukan hanya menyerahkan CV,” tambahnya.
Job Fair Kudus 2025 juga bekerja sama dengan platform digital JobCity.id, mempermudah pelamar membuat profil daring dan melamar secara paperless.
Selain itu, acara ini inklusif dengan menyediakan lowongan khusus bagi penyandang disabilitas dari perusahaan seperti SAMI dan Alfamart.
“Ini adalah wujud komitmen kami untuk memberikan kesempatan kerja bagi semua,” ungkap Bellinda.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakerperinkop-UKM Kudus, Albertus Harys Yunanto, menyatakan bahwa jumlah tenaga kerja terserap masih menunggu hasil seleksi yang diperkirakan selesai dalam dua hingga tiga minggu.
“Kami akan memantau dan merilis data final setelah proses seleksi rampung,” tuturnya.
Acara ini menjadi cerminan tantangan sekaligus harapan untuk mendorong investasi baru dan mengurangi angka pengangguran di Kudus, sembari memperkenalkan sistem rekrutmen yang lebih modern dan inklusif.***
