Video Mesum Oknum Pegawai RSUD Kudus Diduga Direkam saat Masa Pandemi Covid-19

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam bersama Wakil Direktur Umum dan Keuangan, dr. Edi Susanto, dalam konferensi pers terkait video mesum yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai di rumah sakit. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Video mesum yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus terdeteksi terjadi sekitar tahun 2020 atau sama masa pandemi Covid-19.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam membenarkan bahwa tindakan tidak senonoh yang kini tengah viral di media sosial berada di salah satu ruangan yang ada di rumah sakit setempat. Ruang tersebut yakni Ruang Rumahnya.

“Ruangannya di samping Ruang Pemulasaran Jenazah,” ujar dr. Hakam saat konferensi pers, Senin, 5 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Video itu merupakan video lama yang diduga sengaja disimpan dan disebarkan beberapa hari belakangan ini. Pihak rumah sakit pun telah melakukan sejumlah langkah-langkah tindak lanjut karena telah mencoreng citra rumah sakit.

Ia pun mengaku telah memeriksa salah satu terduga pelaku yang melakukan tindakan tidak senonoh dalam video tersebut. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pegawai penanggungjawab, termasuk petugas keamanan.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, termasuk penanggung jawab lokasi dan ruangan, saksi yang sudah kita samarkan, supaya tidak terjadi ke depan kesalahpahaman,” bebernya.

Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap lima orang saksi lain dalam waktu dekat. Hasil dari pemeriksaan itu akan dilaporkan kepada Bupati Kudus, mengingat RSUD Kudus merupakan pelayanan publik milik Pemkab Kudus.

“Sambil nanti buat berita acara, setelah itu kami konsultasikan ke inspektorat, asesmen yang kita dapatkan dan mohon ke inspektorat untuk memberikan rekomendasi,” imbuhnya.

Baca :  Hujan Semalaman, Sejumlah Titik di Kudus Terendam Banjir

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Loekmono Hadi, Edi Susanto menambahkan bahwa terkait video yang viral, pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa teman maupun oknum terduga pelaku.

“Untuk hasilnya, saat ini masih dalam proses, ini masih berjalan (proses pemeriksaan),” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak menampik bahwa kedua pelaku tidak senonoh dalam video tersebut merupakan oknum pegawai rumah sakit setempat. Saat kejadian tersebut, kedua orang tersebut merupakan pegawai di ruangan yang berbeda.

“Terkait sanksi apa yang diberikan nanti menunggu hasil pemeriksaan,” tandasnya. ***