KUDUS, ZONANEWS.ID – Kasus kematian ibu dan bayi masih menjadi perhatian serius oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Upaya yang tengah gencar dilakukan pun dengan sosialisasi 4T (Terlalu Banyak, Terlalu Rapat, Terlalu Muda, dan Terlalu Tua).
“Kita berorientasi pada program kami untuk menurunkan angka kematian itu ada 4T yaitu terlalu banyak, terlalu rapat, terlalu muda, dan terlalu tua. Itu alarm kita,” kata Kabid Kesehatan Masyarakat pada DKK Kudus, Nuryanto.
Antisipasi hamil dengan 4T, lanjut Nuryanto, telah dilakukan dengan berbagai upaya. Di antaranya, dengan mencanangkan program KB (Keluarga Berencana), yang dapat diwujudkan dalam pemasangan alat kontrasepsi pada perempuan maupun laki-laki.
“Bisa pakai pil tablet, suntik KB, pemasangan implan, atau IUD. Itu juga dilakukan sebagai upaya dalam rangka menekan angka kematian ibu, agar jarak kelahiran itu tidak terlalu rapat dan tidak terlalu banyak,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pencegahan dini melalui edukasi calon ibu. Mereka dipersiapkan sejak remaja, dengan menggalakkan program minum tablet tambah darah rutin. Kemudian, sebelum menikah akan dilakukan screening kesehatan awal.
