Keripik usus ayam dengan nama produk Paquita, berhasil dikembangkan Inay hingga bisa lolos kurasi tim Indomaret. Dalam menjual produknya, keripik usus ayam Paquita dijual dengan harga Rp 12.800 tiap 100 gramnya.
“Sejauh ini kendala yang ditemui itu di bahan baku. Kadang susah nyari bahan bakunya,” ungkap Inay.
Kendati demikian, sejauh ini pemesanan produk milik Inay sudah sampai ke Kalimantan dan Jakarta. Ia pun merasa sangat bersyukur, kini produk makanan ringannya mulai dikenal masyarakat luas.
Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengucapkan selamat kepada para pelaku UMKM Kudus yang produknya lolos kurasi. Pihaknya berpesan agar kualitas produk untuk terus dijaga. Baik itu rasanya maupun kemasan produk yang telah didesain menarik.
“Tetap semangat, berkreasi, inovasi harus terus digalakkan. Jangan sampai sudah difasilitasi seperti ini malah kualitas dikurangi,” pinta Hartopo.
Orang nomor satu di Kudus itu menegaskan, Pemkab Kudus akan terus mendorong pelaku usaha terus mengembangkan produknya. Termasuk mengenalkannya dalam bentuk e-katalog.
Kepada Dinas tenaga kerja, perindustrian, koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus untuk terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha mengembangkan produknya. **
