KUDUS, ZONANEWS.ID – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali mempertegas posisinya di kancah internasional melalui kesuksesan pelaksanaan program Lecturer Exchange dan Student Exchange pada Semester Genap Tahun Akademik 2025-2026.
Program ini melibatkan kolaborasi strategis dengan dua universitas ternama dari Filipina, yaitu Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) dan Iloilo Science and Technology University (ISATU).
NEUST sendiri mengikuti program Lecturer Exchange dan Student Exchange dengan UMK di Kabupaten Kudus mulai 6-18 April 2026. Sedangkan ISATU belajar di UMK pada kurun waktu 6-29 April 2026.
Rektor UMK, Prof. Darsono menyampaikan kebanggaannya atas keberlanjutan program internasional ini sebagai bagian dari implementasi akreditasi “Unggul” yang disandang oleh kampus setempat.
Menurutnya, program pertukaran dosen dan mahasiswa ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan manifestasi nyata dari komitmen UMK dalam membangun ekosistem pendidikan berkelas dunia.
“Dengan menghadirkan pengajar dari NEUST dan ISATU, serta mengirimkan mahasiswa lintas negara, kita sedang membuka jendela wawasan global bagi seluruh civitas akademika,” ujar Prof. Darsono.
