AKP Ivan menambahkan, toleransi yang diberikan yakni, pada saat pemohon ujian praktek zig-zag dan angka 8 gagal, maka pihaknya akan memberikan kesempatan untuk mengulang.
Tidak hanya itu, pihaknya pun membolehkan para pemohon untuk belajar terlebih dahulu sebelum melakukan ujian praktek.
“Kami juga menyiapkan personel untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat yang hendak berlatih,” ucap dia.
Selanjutnya, bagi masak Kudus yang hendak berlatih ujian praktek pembuatan SIM C, bisa datang langsung ke Satpas SIM Polres Kudus dari siang hari sampai dengan sore hari setiap jam kerja.***
