“Memanfaatkan cuaca yang tidak hujan, anggota dibantu anggota lainnya biar cepat (proses penutupan tanggul jebol,” ujarnya.
Dari hasil pantauannya hari ini, Mayjen Deddy menemukan bahwa ukuran besi pancang yang dipasang untuk menutup tanggul ada yang kurang panjang saat ditancapkan ke tanah.
Pihaknya berharap, masalah itu bisa segera teratasi sehingga dalam satu atau dua hari ke depan, proses penutupan tanggul jebol bisa selesai.
“Perkiraan dari PUPR, penutupan tanggul membutuhkan waktu satu atau dua hari lagi, tapi semoga dalam dua hari ini bisa selesai. Kalau sudah (tertutup), banjir di kota (Demak) bisa surut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, usai bencana banjir di wilayah Demak maupun sekitarnya bisa teratasi, Pangdam IV/Diponegoro telah berdiskusi dengan PUPR, aliran Sungai Wulan di Kabupaten Demak dan sekitarnya akan menjadi titik utama normalisasi.
Dengan begitu, harapannya tidak ada lagi banjir di wilayah Demak dan sekitarnya.***
