Sugiarto berharap keberhasilan tersebut tidak membuat para siswa cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi nasional ini diharapkan menjadi dorongan untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, serta mempertahankan kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia.
”Semoga prestasi nasional ini tidak membuat kalian cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemicu semangat untuk terus mengasah bakat, menjaga kecintaan pada budaya, dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah berencana menampilkan tim tari kreasi tersebut di lingkungan SMPN 1 Kudus saat jeda semester pertama pada Desember 2026.
”Rencananya ditampilkan di sekolah, nanti jeda semester 1 Desember,” imbuh Sugiarto.
Penampilan itu diharapkan menjadi kesempatan bagi warga sekolah untuk menyaksikan karya para siswa sekaligus menginspirasi peserta didik lainnya agar berani mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. ***
