Tim PPK Mapala UMK Dampingi Warga Colo Kudus Olah Sampah Jadi Pupuk Padat

Pelatihan pengolahan limbah rumah tangga di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto:Istimewa/PPK Ormawa Mapala Arga Dahana UMK)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Arga Dahana, Universitas Muria Kudus (UMK) melalukan pelatihan pembuatan pupuk padat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Pelatihan pembuatan pupuk padat ini menyasar  warga Desa Colo, khususnya warga sekitar Green House Colo. Adapun tujuannya, untuk mendampingi warga memanfaatkan olahan limbah sampah menjadi pupuk padat yang berguna bagi pertanian.

Ketua Tim PPK Ormawa Mapal Arga Dahana UMK, Rizka Fitri Ayuningrum menyebut bahwa limbah rumah tangga yang ada di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Colo selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, perlu adanya pengolahan sampah di tingkat bawah. Sehingga, volume sampah di TPS bisa ditekan dengan optimal. Salah satunya melalui pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik maupun anorganik.

“Maka dari itu kita menggandeng TPS dalam program kegiatan pengolahan sampah pupuk,” katanya, Selasa, 27 Agustus 2024.

Sambung Dia, pelatihan pengolahan limbah rumah tangga kali ini diikuti oleh warga sekitar warga Green House Colo, ibu-ibu yang tergabung dalam Program Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan petani yang ada di Desa Colo.

“Harapannya, pelatihan ini bisa diterapkan dan ditularkan untuk semua masyarakat di Desa Colo, sehingga sampah yang masuk ke TPS bisa berkurang dan olahan sampah organik bisa bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TPS Desa Colo, Yono mengapresiasi kegiatan pelatihan yang telah dilakukan oleh Tim PPK Ormawa Mapala Arga Dahana UMK. Pihaknya bahkan akan membantu apapun yang dibutuhkan dalam program tersebut.

“Saya siap membantu adik-adik dalam pemilahan limbah rumah tangga, basah maupun kering yang ada di TPS Colo, dari pada tidak digunakan leih baiknya memang diolah menjadi pupuk,” ucapnya. ***