KUDUS, ZONANEWS.ID – Kabupaten Kudus memulai pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada 1 Agustus 2022 lalu. Program ini diketahui bertujuan untuk menggenjot cakupan imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi covid-19.
Ada sekitar 43.272 anak usia 9-59 bulan diharapkan mendapatkan imunisasi lengkap pada program BIAN di Kudus. Hal ini ditujukan sebagai upaya pencegahan penyakit difteri, portusis atau batuk rejan tetanus, dan polio.
Imunisasi yang dimaksud terbagi dalam dua hal. Pertama, imunisasi Vaksin MR atau Measles (campak) dan Rubella untuk usia 9-59 bulan. Kedua, imunisasi kejar yang terdiri dari OPV (Polio tetes), IPV (Polio suntik) dan DPT-HB-Hib usia 12-59 bulan.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad mengungkapkan, hingga Kamis, 18 Agustus 2022, capaian imunisasi belum maksimal.
Data yang diterimanya dari 19 puskesmas di Kudus, untuk capaian imunisasi OPV baru 67,2 persen. Data ini setara dengan 1.036 dari 1.541 total sasaran anak.
Kemudian untuk IPV baru 1.862 atau 66,4 persen dari total sasaran 2.803 anak. Lanjut, DPT-HB-HIB sudah 72,1 persen setara dengan 2.082 dari 2.888 sasaran anak.
Sedangkan untuk imunisasi campak rubella sudah 76,2 persen atau 32.232 anak sudah diimunisasi dari total sasaran 42.323 anak.
