Tembus 63,52 Persen di Pertengahan 2026, Capaian PAD Kudus Didongkrak Sektor Wahana Permainan

Kabid Pendapatan pada BPPKAD Kudus, Rama Rizkikha. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) mencatatkan tren positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga pertengahan Agustus 2026.

Berdasarkan data rekapitulasi terbaru per 11 Agustus 2026, akumulasi PAD Kudus secara keseluruhan sudah menembus angka 63,52 persen. Capaian tersebut mengindikasikan kinerja penerimaan yang cukup solid di paruh kedua tahun 2026.

Secara nominal, realisasi PAD Kabupaten Kudus saat ini telah mengumpulkan dana sebesar Rp 224.941.229.136. Angka tersebut terus bergerak mendekati target total penerimaan daerah tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp 354.102.149.450.

Bacaan Lainnya

Menariknya, salah satu pendorong utama melesatnya capaian tersebut berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya pada sub-sektor wahana permainan. Sektor ini bahkan dilaporkan telah menuntaskan target penerimaannya lebih awal.

“Yang sudah mencapai 100% ada, yaitu di PBJT untuk sektor wahana permainan. Kemarin ada objek baru, yaitu Niceland, yang potensi pendapatannya ternyata bagus sehingga sangat membantu ketercapaian target,” ujar Kabid Pendapatan BPPKAD Kudus, Rama Rizkikha.

Geliat ekonomi dari objek pajak baru seperti Niceland terbukti menjadi angin segar bagi penerimaan daerah. Kehadiran destinasi rekreasi anyar ini dinilai efektif mendongkrak pemasukan dari sektor hiburan dan ketangkasan di Kota Kretek.

Pihaknya menjelaskan bahwa PBJT memiliki cakupan yang lumayan luas dan dinamis dalam menyumbang kas daerah. Sektor ini tidak hanya mengandalkan tempat rekreasi, tetapi juga menyasar bisnis jasa penyedia makanan hingga penginapan.