Selain fasilitas, Pemkab Kudus mendorong peningkatan standar higienitas makanan. PKL diminta memperhatikan kebersihan diri dan peralatan agar konsumen merasa aman dan nyaman.
“Jaga higienis makanannya. Pakai sarung tangan, celemek, dan masker, apalagi kalau sedang flu atau sakit. Kebersihan ini penting supaya pelanggan merasa nyaman, sehat, dan tidak khawatir,” kata Sam’ani.
Ia mencontohkan penerapan kebersihan di kawasan Citywalk Jalan Sunan Kudus yang telah menggunakan air mengalir untuk mencuci peralatan dan bahan makanan dengan dukungan PDAM dan PLN.
Lebih lanjut, Bupati Sam’ani
mengungkapkan rencana penguatan kelembagaan PKL melalui pembentukan Koperasi PKL Merah Putih Kabupaten Kudus atau bergabung dengan koperasi Merah Putih yang telah ada di desa dan kelurahan.
“Paguyuban ini sebenarnya sudah ada, tinggal kita legalkan menjadi Koperasi PKL Merah Putih. Nantinya bisa membantu distribusi bahan pokok, gas, dan kebutuhan lainnya,” paparnya.
Menurutnya, koperasi juga dapat menjadi wadah solidaritas dan peningkatan kapasitas pedagang.
“Kalau ada yang butuh pinjaman, ada yang sakit, atau perlu bantuan, bisa saling membantu. Termasuk pelatihan-pelatihan, sertifikasi halal, BPOM, PIRT, dan pendampingan NIB supaya PKL punya legalitas usaha,” imbuhnya.***
