Tak Harus di Dataran Tinggi, Zaenuri Berhasil Budidayakan Tanaman Tembakau di Desa Gulang Kudus

Daun tembakau yang ada di ladang milik Zaenuri terletak di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus saat dipanen pada Jumat, 9 Agustus 2024. (NILA)

“Terus juga bunga yang tumbuh di tanaman tembakau, itu harusnya dipotong. Lalu daun-daun kecil yang tumbuh juga harus dibuang, agar kandungan gulanya itu jadi satu di daun yang besar,” ungkapnya.

Zaenuri saat memanen daun tembakau di ladang miliknya yang berada di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada Jumat, 9 Agustus 2024. (NILA)

Budidaya tanaman tembakau yang mulai dikembangkan Zaenuri juga sempat mendapat perhatian dari salah satu pabrik rokok besar di Kudus.

Dari hasil survei tim tersebut, kualitas daun tembakau yang dihasilkan Zaenuri dikatakan sudah bagus. Ketebalan dan lengketnya daun sudah sesuai.

Bacaan Lainnya

Dirinya juga memastikan bahwa budidaya tanaman tembakau itu memiliki potensi bagus untuk dijual. Harganya pun lebih stabil dibandingkan harga cabai ataupun melon yang sering naik turun.

Bekerja sama dengan timnya yang ada di Kabupaten Rembang, Zaenuri menjual daun tembakau kering yang sudah dirajang dengan harga Rp 43 ribu perkilogram.

“Pembeli daun tembakau itu tidak susah, banyak pengepul yang mau membeli, tapi tetap tergantung varietasnya,” ucapnya.

Dengan berhasilnya ia menanam tembakau di dataran rendah, ke depan Zaenuri akan terus mengembangkan budidaya tersebut. Dirinya berharap, Kudus bukan hanya terkenal sebagai Kota Kretek, tapi juga sebagai penghasil tembakau berkualitas.***