Dengan adanya penutupan operasional pasar ini, Andy berharap agar seluruh masyarakat, termasuk pada pedagang di pasar, dapat turut menyukseskan Pilkada Serentah tahun 2024 di Kudus.
“Pasar tutup total biar menyukseskan pilkada,” singkatnya.
Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Ahmad Amir Faisol menyebut, Pilkada menjadi momen penting bagi masyarakat Kudus untuk memilih pemimpin yang akan membawa perubahan.
Oleh karenanya, pihaknya mengajak seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menyuarakan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing pada 27 November 2024.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan penyelenggara pemilu bersinergi untuk menyukseskan Pilkada serentak ini,” tegasnya. ***
