“Dengan mengadopsi konsep dari Pasar Oro-Oro Dowo, kami yakin Pasar Jember dapat menjadi pionir transformasi pasar di Kudus,” katanya.
Pj Bupati Kudus, Hasan Chabibie, yang juga hadir dalam kunjungan itu, menambahkan bahwa pengalaman di Pasar Oro-Oro Dowo bisa menjadi masukan positif untuk pasar-pasar di Kudus.
“Saya berharap sejumlah rekomendasi dari kunjungan ini dapat diterapkan di Kudus untuk meningkatkan kebersihan dan pelayanan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko SYA, menekankan pentingnya komitmen dalam pengelolaan pasar, termasuk edukasi kepada pedagang untuk menjaga kebersihan dan sikap positif.
“Kami ada sekolah pasar, yang siswanya adalah para pedagang dan pengelola pasar, disana mereka diajarkan aneka rupa dinamika pasar tradisional, mulai dari pelayanan, kebersihan dan kualitas dagangan,” tandasnya. (***)
