“Perubahan perilaku tidak dapat dibangun dalam semalam. Dibutuhkan konsistensi serta dukungan masyarakat untuk terlibat secara langsung. Melalui Static HUB, kami ingin memperkuat #PuntungBeruntung dalam menghadirkan edukasi yang lebih dekat dengan publik sekaligus membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong kesadaran terhadap pasca konsumsi,” kata Dimas.
Ia berharap Static HUB dapat menjadi titik temu bagi berbagai gagasan dan inisiatif yang membawa dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Dimas menambahkan, ke depan #PuntungBeruntung diharapkan tidak hanya berkembang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga membuka semakin banyak peluang kolaborasi.
“Kami ingin #PuntungBeruntung terus berkembang sebagai platform yang relevan dan mampu menciptakan nilai bersama. Kehadiran Static HUB merupakan salah satu langkah nyata untuk mewujudkan visi tersebut,” lanjutnya.
Ia berharap semakin banyak individu, komunitas, maupun organisasi dapat terlibat sehingga kesadaran terhadap produk pasca konsumsi dapat tumbuh menjadi kebiasaan dan budaya bersama.
Diketahui, #PuntungBeruntung merupakan gerakan kolektif yang diinisiasi oleh Nojorono untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam mengelola produk pasca konsumsi secara lebih bertanggung jawab dan relevan.
Sejak 2023, gerakan tersebut aktif menggandeng komunitas kreatif dan pelaku industri kreatif untuk mengembangkan potensi produk pasca konsumsi menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan kolaboratif.
Melalui pengembangan titik butt collector dan pemanfaatan material hasil olahan pasca konsumsi, #PuntungBeruntung terus mendorong lahirnya gerakan kreatif yang membuka peluang inovasi serta nilai baru.***
