Soft Tenis Kudus Raih Tiga Medali di Porprov Jateng 2026, Lampaui Target Awal

Kontingen Soft Tenis Kabupaten Kudus pada ajang Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya. (Foto: Istimewa)

Meski belum berhasil membawa pulang medali emas, Ngatmono menilai perjuangan para atlet patut diapresiasi. Raihan tiga medali tersebut menjadi hasil yang menggembirakan, terlebih soft tenis masih terus mengembangkan pembinaan atlet di Kabupaten Kudus.

Pada Porprov Jateng XVII 2026, tim soft tenis Kudus menurunkan lima atlet yang terdiri dari tiga putra dan dua putri. Namun, atlet putri belum berhasil menyumbangkan medali karena keterbatasan pemain yang memiliki pengalaman dan kemampuan kompetitif di nomor tersebut.

“Kami masih kekurangan pemain putri karena beberapa atlet yang potensial lebih banyak berada di cabang tenis. Untuk atlet putra, potensinya cukup bagus, hanya perlu menambah pengalaman bertanding,” ungkap Ngatmono.

Bacaan Lainnya

Ia memastikan seluruh atlet dapat menyelesaikan pertandingan dalam kondisi sehat tanpa mengalami cedera. Para pemain juga dinilai telah menunjukkan semangat juang yang baik selama mengikuti kompetisi.

Ke depan, Ngatmono berharap pembinaan soft tenis di Kabupaten Kudus dapat semakin diperkuat, terutama dalam meningkatkan jam terbang atlet, menyiapkan regenerasi pemain, serta memperluas kesempatan mengikuti kompetisi di berbagai tingkatan.

Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi salah satu aspek penting yang perlu ditingkatkan agar atlet Kudus mampu bersaing lebih baik pada kejuaraan mendatang. Selain itu, pembinaan atlet putri juga perlu mendapat perhatian agar dapat melahirkan pemain yang kompetitif.

Keberhasilan meraih tiga medali di Porprov Jateng XVII 2026 diharapkan menjadi modal penting bagi perkembangan soft tenis di Kabupaten Kudus.

Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kualitas latihan serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kami berharap ke depan pembinaan semakin baik, atlet semakin banyak dan pengalaman bertanding mereka bertambah. Dengan begitu, pada Porprov berikutnya soft tenis Kudus bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” pungkas Ngatmono.***