KUDUS, ZONANEWS.ID — Menjelang dimulainya Sensus Ekonomi pada tahun 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat pada Senin, 27 Oktober 2025.
Kegiatan ini bekerja sama dengan anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat yang merupakan legislator terpolih dari daerah pemilihan Demak, Kudus, Jepara.
Bertempat di Hotel Griptha Kudus, kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder terkait dan perwakilan mahasiswa dari beberapa kampus yang ada di Kudus.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengungkapkan, Sensus Ekonomi merupakan amanah Undang-undang RI nomor 16 tahun 1997.
Disebutkan bahwa setiap 10 tahun, BPS harus melakukan sensus ekonomi guna memetakan potensi ekonomi dari seluruh wilayah Indonesia.
“Maka dalam kesempatan ini, kami menyelenggarakan sosialisai bersama Komisi X DPR RI dan BPS serta mahasiswa,” ungkap Endang dalam sesi wawancara.
Dalam melakukan sensus nanti, Endang menyampaikan bahwa petugas perlu memperhatikan beberapa hal penting. Terlebih karena sensus dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya, petugas harus mampu membuat responden menjawab setiap pertanyaan dengan sejujur-jujurnya.
Ia menegaskan, sensus ekonomi ini sangat penting dilakukan karena untuk memetakan potensi seluruh wilayah di Indonesia, kecuali sektor pertanian. Baik itu tentang karakteristik usaha kecil, menengah, maupun besar, semua akan didata BPS.
