Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Telusur Kiprah Kesehatan di Masyarakat

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mulai melakukan verifikasi lapangan terhadap kandidat tenaga kesehatan (nakes) teladan 2026. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Yang pertama dari administrasi, kemudian paparan, dan telusur. Dari telusur juga harus memenuhi syarat, misalnya bisa bekerja sama dengan masyarakat, kiprahnya diterima masyarakat, tidak ada permasalahan, termasuk etika dan keramahan di masyarakat,” jelas Nuryanto.

Dalam paparannya, Umi Umroh menjelaskan penanganan bencana dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari sebelum bencana, saat terjadi bencana, hingga tahap pascabencana.

Setelah bencana berlalu, pelayanan kepada kelompok rentan tetap dilakukan, termasuk kunjungan rumah dan pelayanan kesehatan keliling.

Bacaan Lainnya

“Setelah bencana kami melakukan kunjungan rumah lagi terhadap ibu hamil, ibu menyusui dan lansia. Pusling tetap berjalan di daerah bencana seminggu sekali. Kami juga melakukan pemeriksaan air untuk menghindari wabah penyakit,” jelasnya.

Pada seleksi 2026, terdapat sekitar tiga kandidat dokter, dua apoteker, enam bidan, empat perawat, serta sekitar empat kandidat dari kategori tenaga kesehatan lainnya, termasuk bidang gizi dan sarjana kesehatan lainnya.

Dari setiap kategori nantinya dipilih satu kandidat untuk mewakili Kabupaten Kudus.

Pengumuman dijadwalkan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November 2026, sedangkan kandidat yang memenuhi persyaratan akan dipersiapkan mengikuti penilaian tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027 dan berpeluang berlanjut ke tingkat nasional.

Penilaian nakes teladan di Kudus sempat tidak digelar pada 2024 dan 2025 karena proses pelaksanaan yang singkat serta respons peserta yang terbatas. Tahun ini DKK melakukan perbaikan agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. ***