Suhadi menegaskan, perubahan sikap menjadi salah satu prioritas utama dalam perjalanan organisasi ke depan.
“Ketua Umum kita yang baru dan Ketua Dewan Pembina kita adalah tokoh-tokoh dari Komando (Kopassus). Harapan beliau-beliau, Lindu Aji harus berubah. Mindset yang dulunya kurang baik, sekarang kita ubah menjadi lebih baik. Saya tidak mau lagi mendengar ada hal-hal negatif atau tindakan dari anggota yang merugikan masyarakat,” tegas Suhadi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial dalam rangkaian perayaan satu dekade. Panitia menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada warga yang membutuhkan serta memberikan santunan kepada 50 anak yatim.
Bantuan bagi anak-anak tersebut berupa perlengkapan sekolah dan uang tunai, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya meringankan beban keluarga penerima.
Melalui kegiatan ini, organisasi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.
Ke depan, Suhadi berharap Lindu Aji Kolocokro Kudus semakin solid serta mampu menjalin kerja sama dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat, termasuk aparat keamanan.
Ia menegaskan bahwa organisasi siap mengambil bagian dalam menjaga situasi daerah agar tetap aman dan kondusif.
“Kami selalu siap bersinergi dan membuka diri untuk membantu aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, dalam menjaga kondusivitas di Kabupaten Kudus,” pungkasnya.
