KUDUS, ZONANEWS.ID – Ratusan siswa-siswi, guru, dan staf SMK Duta Karya Kudus, Jawa Tengah menggelar salat gaib, doa bersama dan menyalakan lilin sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Agenda yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Gedung Timur SMK Duta Karya Kudus pada hari Kamis pagi, 06 Oktober 2022.
Diketahui, ratusan suporter Arema meninggal usai menyaksikan pertandingan Arema menghadapi Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Kejadian tersebut diwarnai bentrok suporter dengan aparat kepolisian.
Berdasarkan pantauan Zonanews.id, ratusan siswa-siswi SMK Duta Karya Kudus melaksanakan salat gaib dan doa bersama. Kegiatan tersebut digelar di halaman gedung timur SMK Duta Karya.
Kepala SMK Duta Karya Muhammad Thoat mengatakan, dilangsungkannya salat gaib serta doa bersama hari ini, sebagai bentuk dukacita terhadap korban tragedi Kanjuruhan Malang dengan melaksanakan salat gaib dan tabur bunga.
“Ada sekitar 600 siswa yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan ini,” imbuhnya saat diwawancarai, Kamis, 06 Oktober 2022.
Lebih lanjut, pihaknya ingin menunjukkan rasa empati kepada keluarga korban. Menurutnya, agenda ini merupakan kewajiban bagi sesama muslim yang harus saling mendoakan.
Ia menambahkan bahwa agenda salat gaib dan doa bersama tidak ada persiapan. Semuanya dilaksanakan secara spontan atas nama kemanusiaan.
“Tidak ada persiapan, murni karena rasa kemanusiaan. Karena itu, kemarin siang spontan ingin melaksanakan kemudian dijalankan hari ini oleh siswa dan didukung humas,” bebernya.
