Safari Gemarikan Mampir Kudus, Tekankan Pentingnya Konsumsi Ikan Tiap Hari untuk Zero Stunting

Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas Anggota Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) singgah di Kabupaten Kudus, Jumat, 31 Juni 2026. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Selain sosialisasi, Safari Gemarikan juga disertai penyaluran bantuan ikan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi sekaligus stimulan agar konsumsi ikan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Hindun berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan dilanjutkan oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.

“Kami berharap Kabupaten Kudus benar-benar bebas stunting. Gemarikan ini hanya menjadi stimulan. Setelah ini harus ada tindak lanjut agar makan ikan menjadi menu wajib, termasuk sebagai bagian dari MPASI bagi balita,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa Gemarikan sangat sejalan dengan program percepatan penurunan stunting yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Menurutnya, konsumsi ikan perlu terus dikenalkan kepada balita melalui menu MPASI yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan tumbuh kembang anak.

“Penurunan stunting di Kabupaten Kudus sudah mencapai 3,7 persen. Namun capaian itu tidak mungkin diraih tanpa kolaborasi semua pihak. Karena itu kami menyambut baik Safari Gemarikan sebagai salah satu gerakan sederhana tetapi sangat berdampak untuk mendukung zero stunting di Kabupaten Kudus,” kata Endah.

Ia juga mengajak para orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu, memanfaatkan layanan Kedai Balita, serta memanfaatkan berbagai referensi pengolahan ikan agar anak semakin gemar mengonsumsi makanan bergizi.

Endhah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PKK, dan masyarakat mampu mempercepat terwujudnya generasi Kudus yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. ***