Peduli Korban Karhutla Sumatera dan Kalimantan, Muhammadiyah Kudus Buka Donasi Kemanusiaan

Kepedulian terhadap korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia ditunjukkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus dengan membuka penggalangan donasi kemanusiaan. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Kepedulian terhadap korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia ditunjukkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus dengan membuka penggalangan donasi kemanusiaan.

Gerakan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan. PDM Kudus mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah serta masyarakat umum untuk ikut berkontribusi dalam aksi sosial tersebut.

Ajakan penggalangan bantuan itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 198/EDR/III.0/B/2026 yang diterbitkan pada 28 Oktober 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai bencana karhutla 2026 serta surat pengantar dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Sekretaris PDM Kudus, Zulfa Kurniawan, mengatakan gerakan pengumpulan donasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Menurutnya, bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal, terganggu aktivitasnya, maupun terdampak secara ekonomi akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui penggalangan donasi ini, kami mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat Kudus untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, apabila dihimpun bersama, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya, Minggu, 1 November 2026.

Surat edaran tersebut telah disampaikan kepada berbagai unsur organisasi Muhammadiyah di Kabupaten Kudus. Di antaranya Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), pengurus dan takmir masjid Muhammadiyah, organisasi otonom tingkat daerah, serta pimpinan amal usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Zulfa berharap seluruh unsur tersebut dapat mengambil bagian dalam menyukseskan penggalangan dana. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen akan memperluas jangkauan bantuan sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.