Sementara itu, Kepala Disnakerperinkop Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati menyampaikan, ada sekitar 150 lebih pelatihan keterampilan yang akan digelar tahun ini. Pelatihan sendiri diadakan dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023 sebesar Rp 8 miliar.
Rini menjelaskan, jenis pelatihan yang digelar nanti akan menitikberatkan pada pelatihan kemandirian. Seperti, menjahit, tata boga, barista, dan sebagainya. Sementara jenis pelatihan yang berbasis IT, digital marketing, hingga setir mobil, ditiadakan.
“Seperti pelatihan menjahit kan ada produknya baju, itu nanti alumni kan bisa membuka jahitan atau konveksi. Kalau untuk yang setir mobil dan berbasis IT memang ditiadakan untuk tahun ini,” terangnya.
Kemudian, untuk sasaran dari pelatihan dikatakan Rini masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni, para pekerja atau buruh rokok, keluarga dan pekerja rokok, atau masyarakat umum yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
“Jumlah sasarannya sendiri mencapai sekitar 2.400 peserta,” imbunya. ***
