“Antusias para peserta di Kudus ini sangat luar biasa. Apalagi tahun kemarin pandemi, jadi beberapa cabor ada yang tidak dilangsungkan, kalau tahun ini kan kita ada 23 yang dipertandingkan,” tuturnya.
Bahkan, Widhoro menambahkan, untuk cabor pencak silat dilaporkan total ada sekitar 470 peserta yang ikut berpartisipasi. Pihaknya mengungkapkan bahwa cabor pencak silat memang mendapatkan perhatian yang tinggi dari beberapa sekolah maupun perguruan.
“Memang sangat tinggi untuk peminat cabor pencak silat ini, baik dari korwil untuk peserta jenjang SD maupun peserta dari SMP dan SMA,” tuturnya.
Lebih lanjut, Widhoro mengaku menargetkan perolehan medali emas untuk POPDA tingkat Provinsi Jawa Tengah nanti. Namun, dirinya tidak memberatkan para atlet yang bertanding. Terpenting mereka sudah melakukan yang terbaik.
“Kita (Disdikpora Kudus) tidak ingin membebani para atlet, tapi kalau harapan ya tetap harus bisa setidaknya mendapatkan emas. Semoga nanti para anak-anak Kudus bisa melakukan yang terbaik,” tukasnya. ***
