Menurut Selamet, penerbangan balon udara memiliki ketentuan khusus karena sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Oleh sebab itu, balon diterbangkan sejak pagi sebelum suhu udara meningkat.
“Balon sudah diterbangkan mulai pukul 06.00 WIB karena balon tidak boleh di cuaca panas. Kalau cuaca mulai terik, tekanan udara di dalam balon meningkat dan bisa menyebabkan balon sobek,” jelasnya.
Ia menambahkan, durasi penerbangan balon udara umumnya hanya berlangsung hingga sekitar pukul 07.30 WIB sampai 07.45 WIB demi menjaga keamanan.
“Kalau sudah terasa panas seperti ini, balon memang harus segera diturunkan demi keamanan,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut hadir dan mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam festival tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti ini mampu menghadirkan hiburan sekaligus menghidupkan ruang publik di tengah kota.
“Masyarakat terlihat senang bisa menikmati ruang terbuka bersama-sama. Kota memang perlu ruang publik agar masyarakat bisa berkumpul dan berinteraksi,” ungkapnya.***
