KUDUS, ZONANEWS.ID – Sebanyak 22 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus diusulkan menerima bantuan program bioflok tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung penguatan sektor perikanan dari hulu hingga hilir.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung budidaya ikan air tawar secara intensif yang terintegrasi dengan kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Zainal Arifin mengatakan, di wilayah Jawa tersedia alokasi sekitar 850 bantuan bioflok dan Kudus menjadi salah satu daerah yang ikut mengakses program tersebut.
“Di Jawa itu ada alokasi 850 bantuan bioflok. Setelah disosialisasikan ke KDMP, di Kudus ada 22 KDMP yang mengakses, salah satunya di Hongsoco,” ujar Zainal, Minggu, 10 Mei 2026.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan dari hulu hingga hilir, terutama untuk mendukung kebutuhan pangan bergizi melalui SPPG.
“Kemarin menjadi perhatian Bu Wakil supaya nanti KDMP ini prosesnya bisa membantu dari hulu sampai hilir ke SPPG,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan nantinya tidak hanya berupa kolam budidaya, tetapi juga sarana penunjang lainnya.
Dalam satu KDMP akan mendapatkan tiga paket bantuan, masing-masing paket terdiri atas delapan kolam bundar berdiameter empat meter.
“1 KDMP itu ada tiga paket. Satu paketnya delapan kolam diameter empat meter, jadi total ada 24 kolam untuk satu KDMP,” jelasnya.
