“Pemerintah pusat menilai Kabupaten Kudus menjadi salah satu daerah yang paling cepat dalam merespons kebijakan ini, sehingga diundang secara khusus untuk hadir dalam acara siang ini,” ujar Bupati Kudus.
Sam’ani melanjutkan, indikator keberpihakan Kabupaten Kudus terhadap tunjangan guru tidak hanya tercermin dalam visi dan misinya sebagai kepala daerah, tetapi juga dalam integrasi anggaran APBD dengan kebijakan pemerintah pusat.
Pihaknya berharap, kebijakan visi misi untuk memperhatikan guru-guru Madrasah Diniyah dan swasta bermanfaat serta dapat menambah semangat mengajar.
“Alhamdulillah, kita bersyukur karena Kabupaten Kudus mendapatkan perhatian langsung dari Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujar Sam’ani.
Selain berkomitmen terhadap tunjangan guru ASN, Sam’ani Intakoris juga mulai merealisasikan janji kampanyenya, salah satunya Honor Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS) sebesar Rp 1 juta per bulan.
Menurutnya, kehadiran pihaknya dalam acara di Kemendikdasmen diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat.
“Sehingga kebijakan pendidikan, termasuk tunjangan guru, dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tandasnya.***
