Rencana Gandeng Investor, Pemkab Kudus Masih Kaji Persoalan Air di Graha Muria Colo

Graha Muria Colo di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah mempertimbangkan untuk mengalihkan pengelolaan Graha Muria Colo yang berada di Jalan Pesanggrahan Nomor 193 Desa Colo, Kecamatan Dawe, kepada investor.

Rencana tersebut menimbang pendapatan dari Graha Muria Colo yang belum optimal, bahkan cenderung merugi. Sehingga, Pemkab tengah mencari cara agar keberadaan aset tersebut dapat optimal melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Namun, rencana tersebut menemukan sejumlah kendala. Di antaranya, kondisi air di Graha Muria Colo yang disebut kesulitan dan pada musim kemarau sering terjadi krisis air. Hal ini tentunya harus dipecahkan terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

Kabid Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Marinda Agustina, mengatakan pengelolaan Graha Muria Colo saat ini masih dalam tahap kajian. 

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah persoalan ketersediaan air, terutama ketika memasuki musim kemarau.

“Graha Muria saat ini masih melakukan kajian. Kemarin diskusi sama terkait dengan airnya, kelihatannya sulit kalau kemarau,” ujar Marinda.

Menurutnya, secara nominal nilai aset tersebut sebenarnya sudah tersedia. Namun, pihaknya masih menunggu kajian lebih lanjut, serta memastikan sejumlah persoalan teknis sebelum rencana kerja sama dengan investor dilanjutkan.

Persoalan air juga menjadi pertimbangan karena pada musim kemarau kebutuhan air kadang berebut dengan warga. Kondisi itu perlu dipastikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan setelah aset diserahkan kepada pihak ketiga.