Rencana Gandeng Investor, Pemkab Kudus Masih Kaji Persoalan Air di Graha Muria Colo

Graha Muria Colo di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Jangan sampai nanti kita lelangkan terus kita dikira menipu, ternyata airnya tidak ada. Jangan sampai kaya gitu. Ini masih dalam kajian termasuk airnya,” tegasnya.

Selama ini pengelolaan Graha Muria Colo belum memberikan keuntungan bagi Pemkab Kudus. Meski pendapatan tinggi, tetapi tidak sebanding dengan biaya operasional dan kebutuhan untuk menunjang keberlangsungan objek tersebut.

“Tidak ada yang untung. Pada waktu pemaparan dan perda di DPRD kita semua rugi, karena pendapatan memang tinggi tapi belum dikurangi dengan biaya yang selama ini dikeluarkan untuk menunjang objek tersebut,” jelas Marinda.

Bacaan Lainnya

Biaya tenaga kerja, listrik, dan air menjadi sejumlah komponen utama yang harus dikeluarkan dalam pengelolaan Graha Muria. Menurutnya, total biaya tersebut selama ini justru lebih besar dibandingkan pendapatan yang diterima dari aset tersebut.

“Tenaga kerja, listrik, air itu yang paling pokok, dan itu melebihi pendapatan yang diterima,” pungkasnya. 

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Kudus masih akan melakukan kajian secara menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan air, sebelum menentukan langkah pengelolaan Graha Muria Colo ke depan.