KUDUS, ZONANEWS.ID – Kasus gagal hamil yang terjadi di Kabupaten Kudus sudah ada sekira 300 kasus yang terjadi. Terdiri dari, 54 kasus bayi meninggal dalam kandungan dan 250-an kasus abortus atau keguguran.
Sejumlah kasus tersebut tercatat mulai awal Januari hingga September 2023. Kasus tersebut kini juga menjadi salah satu perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Supaya kasus tersebut tidak semakin bertambah.
Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi pada DKK Kudus, Muslimah menyampaikan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya gagal hamil. Diantaranya, faktor dari sang calon ibu yang memang dinyatakan tidak layak hamil.
“Jadi ada ibu yang tidak layak hamil tapi masih hamil, misalnya punya penyakit penyerta seperti jantung, dimabetes millitus, kanker, dan lainnya, sehingga menyebabkan gagal hamil,” katanya, Rabu, 18 Oktober 2023.
Disamping itu, lanjut Muslimah, kasus gagal hami juga bisa terjadi katena masalah gizi yang dialami oleh sang ibu. Bisa karena anemia atau kekurangan sel darah merah atau ibu yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
