KUDUS, ZONANEWS.ID – PS Klumpit (Klumpit) semakin nyaman berada di puncak klasemen, usai menghabisi Putra Jaya (Tanjungkarang) 3-2 dalam laga Divisi 1 Sukun U23 League yang berlangsung pada Minggu sore, 29 September 2024.
Kemenangan PS Klumpit sore tadi menambah pundi-pundi poin menjadi 54, dalam 19 kali pertandingan dengan 18 kali menang dan satu kali kalah. Tim kuat ini kembali dapat asa untuk mengalungi gelar juara Sukun U23 League.
Ini melihat hasil pertandingan dari dua tim di bawahnya yang juga berlaga pada sore tadi. PSB (Bacin) yang menduduki peringkat dua, berhasil ditahan imbang 1-1 oleh Lawet FC (Loram Wetan) yang saat ini berada di urutan nomor tiga.
Atas hasil imbang tersebut, PSB kini mengantongi 45 poin dalam 19 kali pertandingan, dengan 14 kali menang, dua kali kalah dan tiga kali seri.
Sedang lawannya, Lawet FC mengumpulkan 39 poin dalam 19 kali pertandingan, dengan 11 kali menang, dua kali kalah dan 6 kali seri.
Total peroleh poin sementara di Pekan ke-19 ini tentunya membuat PSB maupun Lawet FC harus bekerja keras merebut posisi peringkat pertama dari PS Klumpit. Ini mengingat, liga sepak bola Sukun U23 League hanya menyisakan tiga kali laga.
Pada laga PSB vs Lawet FC di Lapangan Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pertandingan berlangsung seru dan sempat memanas. Dua tim papan atas ini langsung bermain agresif sejak kick-off babak pertama.
Lawet FC unggul lebih dahulu dengan gol pembuka saat laga baru berjalan lima menit. Gol itu dipersembahkan oleh pemain tengah bernomor punggung 16, M Rezki.
Tertinggal satu poin, membuat tim tuan rumah kepanasan. Serangan terus diluncurkan dan banyak peluang untuk memasukkan bola ke dalam gawang Lawet FC. Namun, mereka terlalu tergesa-gesa sehingga tendangan selalu ke arah luar gawang.
PSB baru bisa menyamakan kedudukan di menit 69, dengan aksi berani Moh Khoirul Anam yang menggiring sendiri bola itu tepat di depan gawang, lalu mengecoh kiper dengan menendang bola ke arah sudut kanan gawang, dan gol.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Hasil pertandingan sore tadi dirasa cukup mengecewakan bagi pelatih Lawet FC, Noor Setiawan. Ia mengaku menargetkan poin penuh untuk laga melawan PSB.
“Tetap disyukuri, targetnya poin penuh tapi hari ini harus berbagi poin dengan tim lawan,” katanya.
Kendati demikian, Setiawan tetap memuji permainan anak-anaknya. Kebobolan satu gol di babak kedua itu diakui memang sangat mendadak, dan para pemain tidak fokus dengan serangan balik yang sangat cepat dari tim lawan.
Berbeda dengan Pelatih PSB, Fatah Yasin, yang mengatakan bahwa permainan anak-anak asuhnya sangat kacau dan ngawur. Padahal banyak peluang yang seharusnya bisa tercipta gol, tapi disia-siakan dengan peforma yang kurang maksimal.
“Babak pertama tadi kita kecolongan (gol), anak-anak main kacau dan ngawur. Babak kedua sudah lumayan, tapi peluang banyak yang sia-sia,” tuturnya.
Yasin pun menyebut bahwa sudah tidak ada asa lagi untuk mengejar posisi peringkat pertama, meski dua laga yang tersisa dimenangkannya. Poin PS Klumpit terlalu jauh, dan PSB harus rela melepas asa untuk gelar juara Sukun U23 League. ***

