Sementara itu, Ketua PPDI Jawa Tengah, Herry Purnomo, mengingatkan agar seluruh perangkat desa memahami dan menjalankan pemanfaatan dana desa secara akuntabel dan sesuai regulasi.
Hal ini, kata dia, penting agar pembangunan desa berjalan sesuai arah kebijakan daerah dan nasional.
“Jika dijalankan tepat sasaran, perangkat desa akan benar-benar menjadi motor pembangunan desa. Karena itu, profesionalisme dan integritas adalah kunci,” ujar Herry dalam arahannya.
Ketua PPDI Kudus terpilih, Slamet Riyanto, menyatakan komitmennya untuk menjadikan PPDI sebagai wadah aspirasi sekaligus penggerak pembangunan desa.
Ia menyebut akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar perangkat desa semakin profesional, transparan, dan dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin PPDI Kudus menjadi organisasi yang benar-benar hadir di tengah-tengah desa. Harapan kami, PPDI bisa memberikan manfaat nyata dan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tandasnya. ***
