“Sehingga kita, masyarakat, apalagi pejabat yang baru dilantik untuk kita bisa bekerja melayani masyarakat Kabupaten Kudus dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” lanjut Hasan Chabibie.
Selain itu, berdasarkan sejarah yang diketahui Hasan Chabibie dari para sesepuh Menara, bahwa memang dari dulku perkara kemasyarakatan, termasuk urusan soisal dan pemerintah Kabupaten Kudus juga dilaksanakan di lingkungan Menara.
Hal itu dibuktikan dengan Bupati Kudus pertama dan kedua yang makmnya yang ada di kompleks di pemakaman Sunan Kudus ini.
“Sehingga dengan itu kita berharap para pejabat yang dilantik betul-betul menata niat, memnbersihkan hati, memberikan yang terbaik baik masyarakat,” ujar Hasan.
Pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Abdul Jalil mengatakan, saat Pemkab ingin mengadakan pelantikan di kompleks Menara Kudus, pihak YM3SK langsung mempersilakannya.
Kemudian tentang Rajah Kalacakra yang konon katanya terpasang di pintu masuk utama, memiliki fungsi untuk menyucikan.
“Jadi setiap orang pemegang jabatan atau pemegang amanah, dia harus suci (bersih). Kalau ada pejabat yang takut dengan ‘kalacakra’, berarti ada ‘sesuatu’,” katanya.
Dengan dilantiknya pejabat dan janji jabatan yang diucapkan para pejabat Pemkab Kudus hari ini, Jalil berharap agar semua kata yang terucap ada resiko dunia akhirat yang harus dilaksanakan.***
