KUDUS, ZONANEWS.ID — Petani tembakau di wilayah Kabupaten Kudus mulai memanen daun tembakau jenis Srumpung yang mereka tanam di demplot seluas 9 hektar di Desa Menawan dan Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus.
Salah satu kelompok tani (Poktan) yang mulai memanen daun tembakau adalah kelompok Mekar Melati di Desa Menawan. Di lahan seluas 2 hektar, para petani mulai memanen daun tembakau basah sejak 12 hari lalu.
Ketua Poktan Mekar Melati Desa Menawan, Susanto mengungkapkan, kelompoknya baru tahun ini menjajal budidaya tembakau di Lereng Muria.
Menurutnya, uji coba tembakau di Kudus cukup bagus. Hanya saja, ia masih kesulitan untuk mendapatkan pihak ketiga yang bersedia membeli hasil panennya.
“Kesulitan di petani masih seputar pemasaran, ini uji coba pertama Poktan kami dan hasilnya cukup bagus,” katanya.
Selama masa tanam, Susanto mengatakan bahwa masih ada beberapa tanaman yang terserang hama dan hasilnya kurang bagus. Meski begitu, ia banyak belajar tentang prose tanam tembakau ini dan tahun depan bisa lebih siap untuk kembali menanam tembakau.
Terpisah, menanggapi kesulitan petani terkait pemasaran tembakau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) akan menjembatani agar hasil panen petani bisa terjual.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pertanian Dispertan Kudus, Ratih Rustiyorini menyampaikan, Dispertan Kudus akan coba memantu menawarkan hasil panen ke pengepul lokal.
Salah satunya dengan produsen tingwe Camlok (Campuran Lokal) di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus.
