Sales Branch Manager Rayon 4 Semarang, Djanuar Adi Parbowo menambahkan, khusus untuk wilayah Kabupaten Kudus, rata-rata konsumsi elpiji pada hari normal sekitar 32 ribu tabung gas. Kudus juga mendaptakan tambahan fakultatif 4,9 persen selama masa Satgas RAFI 2024.
“Untuk penambahan stok (elpiji) kita berkoordinasi dengan Pemda (Pemerintah Daerah), ketika memang dibutuhkan, kita akan koordinasi ke situ. Kalau di Kudus dengan Dinas Perdagangan,” tuturnya.
Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Petrus Ginting menyatakan, bahwa secara umum stok maupun penyaluran BBM dan LPG dalam kondisi aman dan lancar.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada RAFI 2024,” tegas Irto.
Apabila konsumen memiliki pertanyaan terkait produk dan layanan Pertamina, bisa menghubungi Pertamina Call Center 135. ***
