“Event-event seperti itu kita selenggarakan. Dan ketika ada momen yang pas, kita juga ikut sertakan teman-teman UMKM. Termasuk Dandangan nanti, kita maksimal untuk UMKM Kudus,” terang Hartopo.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengungkapkan, data terbaru di awal tahun 2023 ini, jumlah UMKM di Kudus ada sekitar 27.200 pelaku usaha. Jumlah tersebut merupakan jumlah total koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) yang dilakukan selama tahun 2022.
“Awal tahun ini jumlah UMKM di Kudus ada lebih dari 27 ribu, ini pendataan sampai akhir Desember 2022 lalu. Mayoritas makanan dan minum, paling sedikit itu UMKM akrilik dan handycraft,” terang Rini.
Lebih lanjut, dari semua UMKM yang ada, 40 persen diantaranya dikatakan Rini sudah memiliki legalitas dalam pendirian usaha. Sedangkan 60 persen lainnya belum memiliki legalitas lengkap.
Untuk itu, Disnakerperinkop dan UKM Kudus dikatakan Rini akan terus mendampingi para pelaku usaha di Kudus untuk mengurus legalitas usahanya.***
