KUDUS, ZONANEWS.ID – Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus mengadakan Ghatering Komunitas Peduli Stroke dalam rangka memperingati Hari Stroke Seduni di rumah sakit setempat, Rabu, 29 Oktober 2025.
Acara yang diikuti oleh sekitar 130 anggota Komunitas Peduli Stroke ini, diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pemeriksaan gula darah, kolesterol, tekanan darah, senam stroke, hingga edukasi kesehatan secara gratis.
Para anggota komunitas dari para penyintas stroke, keluarga, dan masyarakat lainnya memperoleh edukasi “Menurunkan Risiko Stroke dengan Mengubah Gaya Hidup” dari dokter spesialis Neurologi RS Mardi Rahayu, dr. Noviandi Herlambang.

Mereka juga diberikan edukasi terkait “Latihan Fisioterapi Pasca Stroke untuk Pemulihan” dari fisioterapis RS Mardi Rahayu juga yaitu Dian Purbasari Maharti.
Direktur Utama RS Mardi Rahayu, dr. Pujianto membeberkan bahwa data jumlah pasien stroke di rumah sakit setempat setiap tahun mengalami peningkatan setiap tahunnya, baik itu pasien rawat inap maupun rawat jalan.
Pada 2023, pasien stroke rawat jalan mecapai 14.804 pasien dalam setahun atau rata-rata sekitar 1.233 pasien per bulan. Tahun 2024, melonjak menjadi 27.901 pasien dalam setahun atau rata-rata sekitar 1.325 pasien per bulan.
“Untuk tahun ini (2025), hingga September ada 24.887 pasien stroke rawat jalan atau rata-rata sekitar 2.765 per bulan. Perkiraan kami, hingga akhir tahun bisa mencapai 30 ribu pasien, karena angka terus naik,” tuturnya.
Sementara untuk pasien strok rawat inap di RS Mardi Rahayu, tercatat ada sebanyak 2.243 pasien atau rata-rata 187 pasien per bulan di tahun 2023. Pada tahun 2024 naik pesat menjadi 2.952 pasien atau rata-rata 246 pasien per bulan.
