Sebab itu semua, Pj Bupati Kudus meminta kepada Sekda Kudus maupun Asisten untuk mengontrol ketat pekerjaan-pekerjaan yang masih dilakukan setiap OPD.
“Kemudian kalau pekerjaan sudah selesai, segera dilakukan proses pembayaran,” perintahnya.
Dengan langkah tersebut, Pj Bupati Kudus menargetkan penyerapan APBD Kudus tahun anggaran 2024 bisa tembus 80 persen lebih hingga tutup tahun.
Terlebih, ketika dirinya bertanya kepada sejumlah OPD yang masih melakukan pekerjaan, semuanya optimis menyelesaikannya tahun ini.
“Insyaallah kita optimis terselesaikan. Kita setiap bulan ada rapat tepra untuk memastikan (progres pekerjaan),” tuturnya.
Lebih lanjut. dalam penyerapan APBD tahun 2024, Pemkab Kudus juga menugaskan Inspektorat untuk melakukan pre-audit maupun probity audit. Artinya, pengawasan dilakukan saat pekerjaan berjalan maupun saat pelaksanaan program itu sendiri.
“Saya pastikan betul diawasi. Kita juga menggandeng KPK (Komisi Pemberatasan Korupsi) dalam monitoring dan pencegahan. Itu juga untuk memastikan semua pekerjaan terlaksana dan sesuai tata perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.***
