Menurutnya, peninjauan tidak hanya dilakukan di Taman Adipura, tetapi juga akan berlanjut ke taman-taman lain di wilayah perkotaan Kudus.
“Untuk sementara taman-taman di wilayah perkotaan dulu. Tadi pagi di Taman Adipura, nanti hari berikutnya akan dilanjutkan ke taman-taman yang lain,” katanya.
Didik menyebut, Kabupaten Kudus memiliki puluhan taman yang tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya Taman Ganesha, Taman Krida, Taman Adipura, hingga Taman Bumiwangi, Kecamatan Jekulo.
Dari hasil pemantauan di Taman Adipura, kondisi taman secara umum dinilai cukup baik. Namun, masih ditemukan beberapa titik yang perlu mendapatkan perhatian, terutama terkait kebersihan.
“Secara umum baik, cuma ada beberapa yang perlu dibersihkan. Kemudian ada beberapa titik yang digunakan untuk membuang sampah liar. Ke depan akan kami tindak lanjuti supaya lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat membuang sampah. Sudah kami koordinasikan di internal Dinas PKPLH,” jelasnya.
Terkait penerangan taman yang sempat dikeluhkan masyarakat, Didik memastikan kondisinya kini sudah dibenahi.
Ia menambahkan, peninjauan tersebut bukan semata-mata untuk persiapan penilaian Adipura, melainkan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik di Kabupaten Kudus.
Didik menegaskan, kegiatan pemantauan kondisi taman dilakukan secara rutin oleh Dinas PKPLH, baik dipimpin langsung oleh Bupati maupun dilakukan oleh jajaran dinas.
“Kami rutin melakukan pengecekan. Kadang dipimpin langsung Pak Bupati, kadang kami sendiri. Pak Bupati memang memberikan perhatian besar terhadap kebersihan dan penataan lingkungan di wilayah Kabupaten Kudus,” pungkasnya.***
