Selain pelaksanaan pelatihan, KKG PAI Kabupaten Kudus juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil diklat.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program sekaligus menjadi dasar penyempurnaan apabila kegiatan serupa kembali diselenggarakan pada masa mendatang.
“Ini merupakan pelatihan pertama yang kami selenggarakan dengan cakupan seluruh guru PAI SD di Kabupaten Kudus. Nantinya akan kami evaluasi agar ke depan pelaksanaannya bisa semakin baik dan tetap berlanjut,” ungkap Purwo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna, mengapresiasi pelaksanaan diklat yang mampu menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus.
Ia berharap para guru tidak hanya memahami materi yang telah diterima, tetapi juga segera mengimplementasikannya di ruang kelas.
“Bekal yang sudah diterima melalui pelatihan deep learning ini harus segera diterapkan kepada anak-anak di sekolah. Dunia pendidikan terus berkembang sehingga guru juga harus terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli mendatang, Harjuna juga mengingatkan para guru agar memberikan pendampingan khusus kepada peserta didik baru, terutama siswa kelas 1 SD, agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar secara nyaman dan optimal. ***
