KUDUS, ZONANEWS.ID – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Kudus resmi menuntaskan rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Kompetensi Guru PAI Sekolah Dasar yang telah berlangsung sejak 22 Juni hingga 9 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 441 guru PAI SD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Penutupan diklat dilaksanakan di Wetan Tanggul, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi akhir dari sembilan sesi pelatihan yang sebelumnya diselenggarakan secara bergilir di masing-masing kecamatan sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan mengikuti materi secara merata.
Ketua KKG PAI Kabupaten Kudus, Purwo H. Kusumo, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan guru menghadapi kebijakan pembelajaran terbaru, khususnya penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) yang akan diberlakukan pada tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah hari ini merupakan kegiatan yang ke-9 sekaligus penutupan rangkaian diklat pembelajaran mendalam bagi guru PAI SD se-Kabupaten Kudus. Pelatihan ini telah berlangsung sejak 22 Juni hingga 9 Juli 2026 dan diikuti 441 peserta,” ujar Purwo.
Menurut Purwo, materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga mencakup penyusunan modul ajar dan penyelenggaraan asesmen yang telah disesuaikan dengan perubahan Capaian Pembelajaran (CP) terbaru dari Kementerian Pendidikan.
Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Ia menilai waktu penyelenggaraan diklat sangat tepat karena berdekatan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Dengan demikian, seluruh materi yang telah dipelajari dapat langsung diterapkan oleh para guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.
“Kami berharap seluruh materi yang telah diberikan bisa segera diimplementasikan kepada peserta didik. Apalagi saat ini sudah memasuki tahun ajaran baru dan terdapat perubahan CP yang harus segera diterapkan di sekolah,” katanya.
