Ruston menjelaskan, PKS tetap konsisten mengusung dua agenda prioritas nasional, yakni K2 dan P2. K2 difokuskan pada penguatan kaderisasi, baik dari sisi kualitas, kuantitas, pemerataan kader hingga kesejahteraan kader. Adapun P2 menjadi landasan PKS dalam memperkuat peran sebagai partai pelayanan publik.
“Pelayanan publik adalah ruh perjuangan PKS. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran PKS dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pemilihan Pendopo Bupati Kudus sebagai lokasi pelantikan memiliki arti tersendiri bagi PKS Kudus. Menurut Ruston, pendopo merupakan simbol kepemimpinan daerah yang diharapkan kelak dapat diisi oleh kader terbaik partai.
Pesan tersebut diperkuat oleh kader senior PKS Kudus, Mbah Wawan, yang mengingatkan pentingnya memiliki “mental pendopo”, yakni mental kepemimpinan, tanggung jawab, dan kesiapan mengabdi untuk daerah.
“Kami berharap, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, akan lahir kader PKS yang mampu memimpin dan membawa amanah dari pendopo ini,” tutur Ruston.
Selain agenda internal partai, PKS Kudus juga memperkenalkan Forum Sahabat Inklusif dan Forum Ayah. Kedua forum ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat berkebutuhan khusus.
“Langkah ini menegaskan bahwa PKS tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga pada kerja-kerja sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Kudus,” pungkas Ruston.***
