“Cabai rawit merah atau cabai setan itu sampai Rp100 ribu, dari pengepul Rp95 ribu. Itu saja saya masih rugi karena para konsumen rata-rata belinya ngecer,” imbuhnya.
Komoditas pangan lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah. Sayuran ini dijual Rp60.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp30.000 per kilogram.
“Untuk kubis itu pekan lalu hanya Rp8.000 per kilogram, sekarang jadi Rp12.000 per kilogram. Harga tomat naik dari Rp 8.000 per kilogram, sekarang Rp 16.000 per kilogram. Padahal belum tanggal main, yaitu pas iduladha,” terangnya.
Nurul mengaku, penjualan menurun akibat harga komoditas sayur yang naik bersamaan.
“Dulu dari habis subuh sampai pagi pukul 10 masih melayani pembeli. Sekarang bisa lihat sendiri mas, sepi. Padahal saya masih menyekolahkan anak kelas 3 SMP. Dulu pembeli cari pedagang, sekarang sebaliknya,” keluh Nurul. ***
